Belajar SEO On Page - Tutorial SEO Pemula

Belajar SEO On Page – Tutorial SEO Pemula

Halo Tebak! Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang SEO On Page. SEO On-page merupakan langkah optimasi untuk meningkatkan kualitas website Anda, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan pengunjung Anda. SEO On-page adalah optimasi yang dapat Anda lakukan di situs web Anda sendiri.

Tujuannya adalah untuk memudahkan pengunjung mengakses website Anda. Mulai dari konten, kecepatan, hingga pengunjung merasa nyaman dengan website Anda. Jadi apa yang perlu Anda lakukan untuk mulai belajar SEO on-page?

Pertama, pastikan Anda membuat konten berbasis solusi yang berkualitas. Seperti apa tampilan konten berkualitas? Konten yang menjawab pertanyaan pembaca Anda. Ketika mereka memasukkan kata kunci ke dalam mesin pencari, yang mereka harapkan adalah sebuah jawaban. Jadi pastikan informasi yang Anda berikan relevan dengan kebutuhan pencari Anda. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan panjang isi artikel.

Pada kenyataannya, tidak ada jumlah kata yang pasti untuk dimasukkan ke dalam setiap konten. Karena menentukan ulang jumlah kata tergantung pada kata kunci yang Anda targetkan. Juga, jangan lupa untuk memeriksa konten pesaing lainnya juga.

Kemudian gunakan tautan permanen sederhana. Idealnya, permalink berisi kata kunci fokus yang cukup untuk ditargetkan. Misalnya, Anda menargetkan kata kunci “jam tangan pria”. Jadi permalink yang ideal adalah: www.yourwebsite.com/jam-tangan-men.

Sayangnya, WordPress secara default membuat tautan permalink seperti ini: www.yourwebsite.com/2019/05/ judul posting, jadi Anda harus mengubahnya terlebih dahulu.

Pertama, buka dashboard WordPress Anda, klik Pengaturan, dan klik Permalinks. Kemudian pilih struktur permalink untuk ‘Post Name’ dan klik Save.

Yang ketiga adalah membuat judul konten yang menarik. Ketika pengguna memasukkan kata kunci di Google, judul dan deskripsi singkat dari konten yang dibuat di halaman pencarian akan muncul di hasil pencarian. Oleh karena itu, Anda harus membuat judul semenarik mungkin agar orang tertarik mengunjungi website Anda. Anda juga dapat menambahkan nomor ke judul Anda untuk membuatnya lebih menarik bagi pembaca Anda. Misalnya, “50 Template Blog Keren SEO-Friendly” atau “6 Langkah Menghasilkan Uang dari Blogging”.

Yang keempat adalah penambahan gambar dan optimasi gambar. Anda dapat menambahkan gambar yang terkait dengan konten Anda untuk membuat pengunjung Anda merasa lebih betah di situs web Anda. Setelah menambahkan gambar, Anda dapat melakukan optimasi berikut: Pertama, pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar. Hal ini karena ukuran gambar mempengaruhi loading website.

Jadi Anda harus mengecilkan gambar terlebih dahulu. Misalnya buat ukuran 100KB. Anda dapat menggunakan layanan kompresi gambar seperti TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, dan OptiPNG. Layanan ini membantu Anda mengurangi ukuran gambar tanpa kehilangan kualitas.

Kemudian beri nama gambar Anda sesuai dengan kata kunci fokus yang Anda targetkan di Google. Nama file yang cocok dengan kata kunci fokus Anda akan membantu gambar Anda muncul di Pencarian Gambar Google. Ketiga, ubah teks alt sesuai dengan kata kunci fokus. Teks alternatif atau teks alternatif membantu Google mengidentifikasi topik yang tercakup dalam konten Anda. Selain itu, menggunakan teks alternatif yang baik dapat membantu gambar Anda muncul di hasil pencarian gambar. Kelima, gunakan heading dan subheading.

Judul dan subjudul membantu mesin pencari lebih memahami apa yang Anda bicarakan. Judul membantu bot mesin telusur merayapi konten Anda dan mengenalinya sebagai subjek konten Anda. WordPress menyediakan Heading 1 hingga Heading 6. Heading 1 biasanya otomatis digunakan sebagai judul. Jadi yang tersedia selanjutnya adalah Heading 2 hingga Heading 6. Namun, Anda biasanya hanya membutuhkan hingga pos 4. Setiap heading harus berisi kata kunci fokus atau turunannya. Keenam, gunakan tautan internal.

Tautan internal adalah tautan yang mengarahkan pembaca ke konten lain di situs web Anda. Jenis tautan ini penting karena memungkinkan pembaca untuk dengan mudah menavigasi dari satu konten di situs web Anda ke yang lain. Google memprioritaskan situs web yang kontennya terkait satu sama lain. Anda juga dapat menunjukkan hubungan antara satu konten dan konten lainnya di situs web Anda melalui tautan internal. Ketujuh, tingkatkan kecepatan situs web Anda.

Mempercepat tidak hanya untuk mesin pencari. Namun, pengunjung tetap akan merasa nyaman dengan situs web dengan waktu buka yang cepat. Jika situs web Anda dimuat dengan lambat, pengunjung Anda hanya akan frustrasi dan meninggalkan situs web Anda.

Kedelapan, gunakan kata kunci LSI. Mengapa saya harus menggunakan kata kunci LSI? Karena kata kunci yang disediakan oleh Keyword Tool biasanya memiliki keseragaman beberapa kata kunci yang serupa. Oleh karena itu, jenis kata kunci yang diberikan sangat terbatas. Faktanya, tidak semua orang menggunakan kata kunci yang sama persis. Faktanya, orang menggunakan kata kunci yang berbeda untuk menemukan topik.

Sekarang, variasi dari kata kunci itu disebut kata kunci LSI. Untuk mencari kata kunci LSI, Anda dapat menggunakan layanan seperti LSIGraph dan LSIKeywords. Kesembilan, lakukan riset kata kunci dan letakkan kata kunci fokus Anda di 100 kata pertama. Selain judul, paragraf pertama juga memberikan kesan pertama yang baik bagi pembaca. Anda harus langsung ke inti dari apa yang ingin Anda sampaikan dengan konten Anda.

Oleh karena itu, Anda harus menempatkan kata kunci fokus Anda di 100 kata pertama bila memungkinkan.

Akhir Kata

Demikian penjelasan tentang Belajar SEO On Page – Tutorial SEO Pemula. Apabila ada pertanyaan silahkan berkomentar dibawah ya! Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *